MISTERI HILANGNYA PESAWAT AIR FRANCE DI LAUTAN ATLANTIK

MISTERI HILANGNYA PESAWAT AIR FRANCE DI LAUTAN ATLANTIK

air france Keberadaan pesawat Air Bus A330-300 milik maskapai Air France yang hilang dalam perjalanan dari Brasil menuju Prancis hingga kini belum diketahui. Operasi pencarian terus digelar pemerintah Prancis dan Brasil. Namun di tengah pencarian, Presiden Prancis Nilokaz Sarkozy cemas pesawat tidak akan ditemukan karena luasnya lokasi pencarian dan meragukan adanya korban yang selamat.

Penyebab hilangnya pesawat Air France di atas Lautan Atlantik itupun masih misterius. Apalagi pilot pesawat yang mengangkut 228 orang itu tidak sempat mengirimkan tanda bahaya.

Para pakar mengungkapkan, hal itu berarti sesuatu terjadi dengan sangat cepat pada pesawat jenis Airbus A330-200 tersebut.

“Kesimpulan yang diambil adalah bahwa suatu musibah terjadi pada pesawat itu yang menyebabkan pesawat itu jatuh dengan cara yang tidak terkendali,” kata analis penerbangan, Chris Yates seperti dilansir News.com.au, Selasa (2/6/2009).

“Kemungkinan pesawat itu jatuh dengan sangat cepat dan begitu cepat sehingga pilot di pesawat tidak punya kesempatan melakukan panggilan darurat,” imbuhnya.

Juru bicara Air France Francois Brousse mengatakan, serangan kilat mungkin telah membuat pesawat tersebut jatuh. Namun sejumlah pakar meragukan kalau serangan kilat mampu membuat pesawat tersebut jatuh.

“Saat ini penyidik kecelakaan tidak bisa mengesampingkan kemungkinan apapun,” ujar mantan ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS, Jim Hall. “Namun pesawat ini dirancang untuk tahan terhadap hampir semua serangan petir ataupun turbulensi,” tandasnya.

Juru bicara Airbus Maggie Bergsma mengatakan, ini merupakan kecelakaan fatal pertama yang melibatkan pesawat A330-200 sejak uji coba penerbangan pada tahun 1994 yang berakhir tragis dengan menewaskan 7 orang.

Airbus A330-200 merupakan pesawat jarak jauh yang bisa mengangkut hingga 253 penumpang. Ada 341 unit pesawat tersebut yang digunakan di dunia

Angkatan Udara Brasil dan Prancis telah mengirimkan sejumlah pesawat untuk menyisir daerah lautan yang sangat luas itu. Menurut para pejabat tersebut, tipis harapan untuk menemukan korban selamat.

Maskapai penerbangan Brasil TAM Linhas Aereas menyatakan, kru salah satu pesawatnya melihat “spots terang” di Lautan Atlantik sekitar 1.300 kilometer dari kepulauan Fernando de Noronha, yang terletak sekitar 545 kilometer lepas pantai Brasil.

Operasi pencarian pesawat Air France terus dilakukan. Pesawat Airbus A330 yang mengangkut 228 orang itu diyakini jatuh saat melintas di atas Lautan Atlantik.

Angkatan Udara Brasil sedang berupaya memastikan apakah spots tersebut merupakan puing-puing dari pesawat Air France. Demikian seperti diberitakan harian News.com.au, Selasa (2/6/2009).

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menyatakan sangat tipis peluang untuk menemukan korban selamat. “Kita tidak tahu pasti apa yang telah terjadi. Ini tragedi yang belum pernah dialami Air France,” kata Sarkozy yang pergi ke Bandara Charles de Gaulle, Paris, Prancis untuk menemui kerabat keluarga penumpang Air France.

“Saya katakan yang sebenarnya pada mereka, bahwa prospek menemukan korban selamat sangat tipis,” tandasnya.

Pesawat naas tersebut mengangkut 216 penumpang dan 12 kru. Sebagian besar penumpang merupakan warga negara Prancism dan Brasil. Tidak ada WNI dalam manifest penumpang. Keseluruhan penumpang berasal dari 32 negara termasuk Jerman, China, Italia, Swiss, Inggris, Libanon dan lainnya.

Sumber: yahoo news

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s