“Raprox band”, band rock indie dari pekalongan

Anda sudah pernah dengar “raprox band” belum? Kemungkinan besar anda pasti belum pernah dengar nama band tersebut, Tapi tidak untuk warga pekalongan asli. Yuppp… tepat sekali. Walaupun saya warga pekalongan asli tapi baru dengar raprox band sekitar bulan juli 2010. maklum, dah 5 tahun ini saya jarang ada di pekalongan karena tuntutan pekerjaan. Setelah saya tanyakan langsung ke mbah google, ternyata info tentang  “raprox band” sudah banyak tersebar di internet.

Baiklah… sekarang saya akan mencoba mengenalkan siapa itu raprox band. Aliran band ini mengusung tema rock abis dan lagu-lagu mereka terdengar seperti lagu rocknya ala jamrud. Tapi ada yang membuat band ini menjadi unik yaitu lagu-lagu mereka menggunakan bahasa jawa khas pekalongan. Kata-kata semisal “yo pak ora ooo…, sak karepku ooo…, bebas ooo….” Tersebut juga di masukkan ke dalam salah satu hits mereka.

Nah… sekarang saya akan melanjutkan mengenai biografi/profil raprox band ini Baca lebih lanjut

Heboh Video Macan Putih Mangsa Manusia

Hingga saat ini aparat kepolisian belum mengetahui asal-usul beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dua ekor macan putih India memangsa seorang manusia. Diduga peristiwa tersebut terjadi di lingkungan kebun binatang di wilayah Indonesia.

Dalam rekaman video format 3GP berdurasi dua menit empat puluh lima detik tersebut ini tampak seorang pria berpakaian PDL Satpam dengan sepatu boots tengah dimangsa seekor macan putih. Sementara seekor macan putih lainnya hanya memerhatikan di sekitarnya. Baca lebih lanjut

Penting Untuk Diketahui (Bila ditilang di jalanan)

Ini Cerita Dari milis sebelah…

Penting Untuk Diketahui (Bila ditilang di jalanan)

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk
kebutuhan lebaran, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi.
Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi
tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat
oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (P) : Selamat
siang mas, bisa lihat SIM dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas
tahu… kesalahannya apa?
Sop : Gak pak Baca lebih lanjut

Gaji UMR Indonesia Jauh di bawah standar gaji Internasional

Meroketnya berbagai harga barang di Indonesia yang “mengikuti” harga Internasional sangat memprihatinkan. Karena ternyata UMR (Upah Minimum Regional) kita jauh di bawah UMR “Internasional” seperti di AS atau di Inggris. Bahkan standar garis kemiskinan kita pun sangat jauh berbeda.

Padahal harga barang paling tidak untuk beberapa produk tidak berbeda jauh. Misalnya di AS bensin US$ 3,2 per gallon atau Rp 8.000/liter, di Indonesia harga Pertamax Rp 7.800/liter. Baca lebih lanjut

13 SMA/MA di NTB Lulus 0 Persen

tidak lulusDari 539 sekolah menengah atas/madrasah aliyah negeri dan swasta yang mengikuti ujian nasional di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 13 SMA/MA kelulusannya 0 persen. Para siswa di sekolah itu tidak mampu memenuhi standar nilai kelulusan nasional 5,50.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga NTB H Ma’shum di Mataram, Selasa (16/6). ”Hasil UN itu kan berdasarkan penilaian dari Pusat Penilaian Pendidikan dan Badan Standar Nasional Pendidikan di Jakarta,” ujarnya. SMA/MA yang 100 persen siswanya tidak lulus itu seluruhnya 329 orang. Baca lebih lanjut

Kasus Prita dan Teknologi Marketing 2.0

Di dunia maya, kata kunci ”prita mulyasari” dan ”rs omni” kini sedang populer di mesin pencari. Kasus keluhan konsumen lewat e-mail pribadi itu memang memilukan yang berujung pada penahanan Prita Mulyasari. Terlepas siapa yang paling benar, dari pengalaman ini, tak ada pihak yang diuntungkan.

Prita Mulyasari (32), seperti terlihat di televisi, terguncang akibat penahanan ini. Pihak rumah sakit, di mata mesin pencari seperti Google dan Yahoo!, gugatan untuk menegakkan nama baik itu berbalik 180 derajat dari harapan.

Buka saja Google dan masukkan kata kunci ”rumah sakit omni internasional”. Hitung berapa komentar positif dan komentar negatif di situ.

Google sebagai mesin pencari favorit telah mengindeks ribuan dan mungkin nanti bisa jutaan kecaman. Tak ada harapan bisa memulihkan kecaman itu menjadi pujian. Mesin pencari akan abadi menyimpan arsip itu.

Jadi, selamat datang di dunia marketing 2.0. Baca lebih lanjut